SULSELPEDIA.com – Momentum penyatuan organisasi kepemudaan di Sulawesi Selatan mendapat respons positif dari sejumlah tokoh pemuda. Salah satunya datang dari Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sulsel sekaligus mantan Ketua DPD KNPI Sulsel, Imran Eka Saputra.
Imran menilai pertemuan dan konsolidasi yang dilakukan sejumlah pihak menjadi langkah besar dalam memperkuat persatuan pemuda di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, inisiatif Ketua DPD KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Suardi, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dalam merangkul berbagai elemen kepemudaan.
“Sebagai MPI sekaligus mantan Ketua KNPI Sulsel, saya menyambut baik persatuan pemuda di Sulsel ini. Ini luar biasa bisa diinisiasi oleh Vonny. Artinya, Vonny memiliki kemampuan untuk menyatukan,” ujar Imran Eka Saputra, Jumat (22/5).
Ia berharap, setelah proses penyatuan tersebut tidak ada lagi pihak yang mengatasnamakan KNPI di luar struktur resmi organisasi. Imran menegaskan, KNPI saat ini telah bersatu baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Saya berharap tidak ada lagi yang mengatasnamakan KNPI, sebab KNPI saat ini sudah bersatu, baik di pusat maupun di daerah,” tegasnya.
Imran juga menilai momentum ini harus menjadi titik awal kebangkitan pemuda Sulawesi Selatan untuk bersama-sama membangun organisasi kepemudaan dan daerah.
“Sekarang saatnya pemuda Sulsel bekerja membangun kepemudaan di Sulawesi Selatan pasca bersatunya KNPI,” tambahnya.
Sebelumnya, DPD KNPI Sulawesi Selatan menggelar pleno bersama di Makassar, Kamis (21/5).
Forum tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menyatukan seluruh DPD II kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan di bawah satu kepemimpinan.
Dalam pleno itu, kubu KNPI Surahman Batara dan KNPI Kanita Kahfi sepakat mendukung serta bergabung di bawah kepemimpinan Vonny Ameliani Suardi.
Forum juga membentuk Tim Transisi untuk mempercepat proses penyatuan DPD II KNPI di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Imran Yusuf dipercaya memimpin Tim Transisi, sementara Agus Rasyid Butu menjabat sebagai sekretaris. Tim tersebut akan fokus membangun konsolidasi dan memperkuat komunikasi antar-DPD II.
Ketua Tim Transisi, Imran Yusuf, menegaskan pihaknya akan memprioritaskan penyatuan struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kota agar roda organisasi berjalan lebih solid dan terarah.
“Tim transisi akan fokus pada penyatuan DPD II kabupaten/kota di bawah kepemimpinan Vonny Ameliani Suardi,” ujar Imran Yusuf.
Pleno bersama ini dinilai menjadi titik awal kebangkitan KNPI Sulsel untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Dengan soliditas yang mulai terbangun, KNPI Sulsel diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu generasi muda sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
Selain itu, konsolidasi melalui tim transisi diharapkan menciptakan suasana harmonis di internal organisasi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pemuda di seluruh Sulawesi Selatan.(**)




