SULSELPEDIA.com — Siswa Sekolah Dasar (SD) di sabuah desa di Provinsi Sulawesi Tengah, segera menikmati akses jembatan yang lebih aman menuju sekolah.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Perintis Garuda yang dijalankan TNI Angkatan Daratmelalui Pusat Zeni untuk membantu akses masyarakat di wilayah pedesaan.
Sebelumnya, siswa dan guru harus menyeberangi sungai untuk mencapai sekolah. Kondisi ini dinilai berisiko, terutama saat debit air meningkat, dan sempat viral di media sosial.
Perhatian terhadap kondisi tersebut turut datang dari Ketua PD Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Kabupaten Jeneponto serta anggota DPRD Sulawesi Selatan.
Vonny mengungkapkan, dirinya mengetahui kondisi tersebut dari video yang beredar di media sosial, lalu mengaku menindaklanjutinya dengan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat.
Ia menyebut, laporan terkait kebutuhan pembangunan jembatan telah disampaikan ke pihak istana sejak 15 Februari 2026.
“Alhamdulillah, per hari ini jembatan sudah mulai dikerjakan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Menurut Vonny, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai kader partai untuk membantu masyarakat, meskipun lokasi pembangunan berada di luar daerah pemilihannya dan berbeda provinsi.
Ia juga menegaskan bahwa aspirasi tersebut telah ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui program pembangunan jembatan yang melibatkan satuan tugas terkait.
“Sudah menjadi tugas saya sebagai kader Presiden Prabowo Subianto (ketua umum partai Gerindra) untuk menyuarakan aspirasi masyarakat ke istana, dan Alhamdulillah ditindaklanjuti,” katanya.
Dengan pembangunan jembatan ini, diharapkan aktivitas belajar mengajar dapat berjalan lebih aman dan lancar tanpa risiko menyeberangi sungai, khususnya bagi siswa sekolah dasar di wilayah tersebut.(**)



