Percepat Transformasi UMKM, DPN ABDSI Gelar Diskusi Kolaborasi Lintas Sektor

SULSELPEDIA – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) menggelar Diskusi Terbatas Road to Temu Nasional Pendamping (TNP) IV Pontianak di Hotel Swiss-Belinn Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (7/7) malam.

Mengusung tema “UMKM Naik Kelas: Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045”, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam mempersiapkan penyelenggaraan TNP IV Pontianak sekaligus merumuskan langkah bersama mempercepat transformasi UMKM Indonesia.

Diskusi dihadiri jajaran pengurus DPN ABDSI, akademisi, praktisi pendamping UMKM, organisasi kewirausahaan, media, dunia usaha, anggota DPR RI serta perwakilan pemerintah.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum Ilham, PhD menegaskan bahwa peningkatan kelas UMKM tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, lembaga pembiayaan, dan para pendamping usaha.

Anggota DPR RI, Syamsu Rizal menyatakan Indonesia membutuhkan ekosistem pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang terintegrasi.

“Kehadiran TNP IV di Pontianak diharapkan mampu melahirkan gagasan, kemitraan, dan kebijakan yang semakin memperkuat posisi KUMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” katanya.

Baca Juga :  STIE Nobel-ABDSI Fasilitasi Sertifikasi Uji Kompetensi Pendamping UMKM dan Fasilitator

Sementara itu, Kabid Peningkatan Peran Dunia Usaha, Industri, dan Pendidikan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Subkhan Subkhi, menyambut baik gelaran TNP.

“TNP berperan penting memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, industri, dan institusi pendidikan guna menciptakan ekosistem kewirausahaan yang semakin inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Wisnu Sakti Dewobroto, pakar kewirausahaan, akademisi, dan pengusaha Indonesia, menilai pengembangan kewirausahaan masa depan memerlukan sinergi yang lebih erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas pendamping agar lahir lebih banyak wirausaha inovatif yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga :  Legalsatu.id, Solusi Legalitas dan Perizinan Usaha yang Mudah dan Cepat

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan menghasilkan berbagai masukan strategis sebagai bahan penyempurnaan konsep penyelenggaraan TNP IV Pontianak yang akan dirangkaikan dengan International Conference on Cooperatives, MSMEs, and Entrepreneurship (ICCME) 2026, Expo Wirausaha Mahasiswa dan UMKM, serta rangkaian peringatan Hari Nasional UMKM 2026.(*)

Baca artikel terbaru Sulselpedia di Google News