SULSELPEDIA – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar resmi menggelar Gebyar Lomba dan Kreasi Fisika (GALAKSI) 2026. Agenda nasional yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (28–29/7/2026) ini dipusatkan di Gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) FTK UIN Alauddin, Samata, Kabupaten Gowa.
Mengusung tema “Dari Sains Menuju Makna: Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak”, perhelatan ini menjadi ajang pengasahan potensi akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muh. Rapi, M.Pd., yang dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk “Penerapan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Multiliterasi”.
Dalam sambutannya, Muh. Rapi menegaskan bahwa GALAKSI merupakan agenda tahunan strategis untuk melahirkan generasi muda berprestasi di bidang sains. Ia menilai kompetisi semacam ini sangat vital dalam rantai pembinaan talenta muda di sekolah maupun madrasah.
Secara khusus, ia mengibaratkan peran guru pendamping layaknya seorang pelatih olahraga. Mengambil analogi keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia di bawah arahan Luis de la Fuente, Rapi menekankan bahwa prestasi besar selalu lahir dari proses pembinaan yang konsisten.
“Guru dan pendamping memiliki peran sentral dalam membimbing peserta didik. Ajang seperti GALAKSI ini menjadi muara untuk menguji hasil pembinaan di sekolah sekaligus mengukur kompetensi siswa secara objektif,” ungkap Rapi.
Ia menambahkan, kompetisi bukan sekadar ajang berburu gelar juara, melainkan ruang ekspresi untuk mengikis kejenuhan belajar serta memacu motivasi berprestasi secara sportif.
Rangkaian Lomba dan Seminar Nasional
Sementara itu, Ketua Umum HMJ Pendidikan Fisika, Nurfadillah Syukri, menjelaskan bahwa GALAKSI 2026 menghadirkan lima cabang lomba untuk jenjang SMA/sederajat, yakni Olimpiade Sains Tingkat Nasional, Cerdas Cermat, Proyek Sains, Esei, dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ).
“Pada hari pertama, peserta bersaing di babak penyisihan Olimpiade Sains, Proyek Sains, dan Cerdas Cermat. Hari kedua diisi dengan lomba Esei, MSQ, serta babak final Cerdas Cermat,” jelas Nurfadillah.
Selain kompetisi, diselenggarakannya Seminar Nasional Moderasi Beragama bertujuan memperkuat pemahaman peserta agar tetap berpikiran terbuka dan moderat di tengah derasnya arus informasi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk belajar, berkolaborasi, dan tumbuh bersama, sehingga lahir generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman dan akhlak,” tambahnya.
Sedot Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah
Ketua Panitia GALAKSI 2026, Muh. Syahlevi, melaporkan bahwa ajang tahunan ini berhasil menyedot antusiasme 154 peserta dan guru pendamping yang berasal dari 23 sekolah serta perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
“GALAKSI menjadi wadah mempererat silaturahmi, melatih cara berpikir kritis, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat nilai-nilai keislaman melalui kompetisi yang sehat,” terang Syahlevi.
Pembukaan GALAKSI 2026 turut dihadiri jimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan II Dr. M. Rusdi, M.Ag., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Dr. Ridwan Idris, M.Pd., narasumber seminar Dr. H. Abdul Wahid Haddade, M.H.I., Sekretaris Prodi Pendidikan Fisika Ali Umar Dani, M.PFis., serta deretan dosen, alumni, dan pimpinan lembaga kemahasiswaan sejajaran FTK UIN Alauddin Makassar.(*)




