SULSELPEDIA – Universitas Teknologi Akba Makassar (UNITAMA) sukses menjadi panggung unjuk gigi bagi talenta digital muda dalam menyelenggarakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Desain Grafis Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) 2026.
Ajang bergengsi yang diikuti oleh siswa-siswi terbaik SMK negeri dan swasta se-Sulsel ini dirancang untuk menjaring kreator visual terbaik yang siap bertarung di level nasional.
Selama kompetisi, para peserta ditantang memeras kreativitas dan inovasi lewat serangkaian ujian visual yang dirancang sesuai standar ketat industri kreatif dan perkembangan teknologi digital terkini.
Dalam kompetisi yang berlangsung sengit di kampus UNITAMA tersebut, Muh Danish Zafran Atayallah dari SMK Telkom Makassar akhirnya keluar sebagai Juara I.
Ia sukses mengamankan tiket emas untuk mewakili Provinsi Sulsel di ajang LKS Tingkat Nasional 2026 setelah karyanya dinilai unggul mutlak dari aspek kreativitas, ketepatan konsep, inovasi, serta kualitas visual.
Menempel ketat di posisi kedua, Muh. Dzaky Akhdan dari SMKS Mutiara Ilmu berhasil mengamankan gelar Juara II. Sementara posisi Juara III diraih oleh Yusuf Randa, siswa bertalenta asal SMKS Teknologi Informatika Bulukumba.
Rektor UNITAMA, Asnimar yang menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang, memberikan apresiasi tinggi atas daya juang seluruh peserta. Menurutnya, ajang ini lebih dari sekadar berebut piala.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang meraih gelar juara, tetapi juga tentang membangun pengalaman, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri kreatif di masa depan,” ujar Asnimar.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh partisipan yang berkompetisi merupakan representasi talenta terbaik yang telah mengharumkan nama sekolah masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, panitia turut menyerahkan sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta lomba.
Lewat kesuksesan LKS 2026 ini, UNITAMA menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis bagi pendidikan vokasi.
Langkah ini diharapkan mampu terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada bidang desain komunikasi visual, demi melahirkan generasi kreatif lokal yang siap bersaing di panggung nasional maupun internasional.(*)




