SULSELPEDIA – Kabar gembira bagi pengguna WhatsApp di Indonesia. Memasuki bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas digital, IM3 resmi mencatatkan sejarah sebagai operator seluler pertama di tanah air yang menghadirkan perlindungan khusus untuk aplikasi WhatsApp melalui layanan Satspam+.
Inovasi ini diumumkan langsung oleh Yogo Pandego Bagus Widodo, SVP Head of Sales Prepaid and Distribution Circle Kalisumapa IOH, pada Sabtu (7/3/2026). Langkah ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi penipuan digital (scam) yang kian canggih.
Jika sebelumnya Satspam+ hanya memproteksi jalur telepon (voice) dan SMS, kini sistem tersebut naik kelas. Dengan integrasi ke WhatsApp, pelanggan IM3 mendapatkan lapisan keamanan ekstra dari ancaman penyalahgunaan data dan modus penipuan real-time.
“Sekarang Satspam+ sudah bisa melindungi WhatsApp. Inovasi ini adalah bukti nyata kekuatan AI, 5G, dan jaringan cepat serta aman yang kami miliki,” tegas Yogo.
Bagi IM3, kecepatan internet tanpa keamanan adalah hal yang sia-sia. Fokus utama mereka tahun ini adalah memastikan pelanggan bisa berselancar di dunia maya dengan rasa tenang.
Dibalik kecanggihan Satspam+ WhatsApp Protection, terdapat “otak” berupa Kecerdasan Buatan (AI) yang bekerja di jalur jaringan 5G.
Teknologi ini mampu mendeteksi ancaman secara lebih akurat dan instan, memantau aktivitas mencurigakan sebelum pengguna sempat terjebak, serta memberikan perlindungan real-time bagi para “Pejuang Ramadan” yang aktif bertransaksi online.
Meskipun fitur proteksi WhatsApp ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus disempurnakan, IM3 optimistis langkah pionir ini akan mengubah standar keamanan digital di industri telekomunikasi Indonesia.(*)




