SULSELPEDIA — Salah satu tantangan bagi pengusaha UMKM adalah keterbatasan untuk dapat mengakses pasar bagi produknya. Melihat tantangan tersebut, Yayasan UMKM Bangkit bekerja sama dengan UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM (PLUT KUMKM) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggagas program BelanjaUMKM 10Ribu.
Program tersebut menjadi komitmen bersama untuk mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya melalui pendampingan dan perluasan akses pemasaran bagi pengusaha UMKM yang ada di Sulsel.
Pernyataan Komitmen Bersama yang ditandatangani oleh Plt. Kepala UPT PLUT Sulsel, Luqi Ubaidi Azis Halim bersama Ketua yayasan UMKM Bangkit, Rasmi Ridjang Sikati yang berlangsung di Aula Kantor UPT PLUT Sulsel di tengah kegiatan Senin Ceria, 31 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh sejumlah pelaku UMKM yang tergabung dalam program BelanjaUMKM 10Ribu yang turut hadir dengan membawa produk unggulan masing-masing untuk dikurasi mendapatkan masukan dan arahan terkait kualitas, kemasan, serta kesiapan produk untuk dipasarkan kepada konsumen.
Plt. Kepala UPT PLUT Sulsel, Luqi Ubaidi Azis Halim menyatakan komitmen PLUT untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui penguatan rantai pasok UMKM, diantaranya dengan melakukan pendampingan dan fasilitasi yang dibutuhkan para pelaku usaha, khususnya yang akan bergabung dalam program ini, baik dari aspek legalitas maupun sertifikasi dan standarisasi sehingga bisa mengakses pasar yang luas.
“PLUT Sulsel berkomitmen untuk membantu pendampingan UMKM baik legalitas, standarisasi dan sertifikasi sebagai upaya mendorong penguatan ekosistem rantai pasok UMKM sehingga bisa mengakses pasar yang luar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan UMKM Bangkit, Rasmi Ridjang Sikati, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk membantu UMKM agar semakin berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, terutama dalam pendampingan dan membuka akses pemasaran produk,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran langsung para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting karena mereka tidak hanya membawa produk untuk dipasarkan, tetapi juga mendapatkan masukan sebagai bahan evaluasi agar produk semakin siap diterima pasar.
Dengan adanya komitmen bersama antara UPT. PLUT Sulsel dan Yayasan UMKM Bangkit, program BelanjaUMKM 10Ribu diharapkan menjadi salah satu wadah strategis dalam memperkuat ekosistem rantai pasok UMKM Sulsel agar semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(*)




