SULSELPEDIA – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Di bawah komando Ketua DPD AMPI Sulsel, Andi Nurhaldin NH, organisasi kepemudaan ini menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan paket sembako ke panti asuhan di Kabupaten Wajo, Sabtu (14/3/2026).
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan sebagai bentuk solidaritas nyata terhadap anak-anak panti asuhan yang membutuhkan. Langkah cepat dan tanggap ini mencerminkan karakter kepemimpinan Nurhaldin yang dikenal sangat mementingkan aspek kemanusiaan di samping dinamika organisasi.
Nurhaldin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi besarnya untuk menjadikan AMPI sebagai organisasi yang selalu hadir di tengah masyarakat. Baginya, AMPI bukan sekadar wadah politik pemuda, melainkan garda terdepan dalam pengabdian sosial.
“Ini adalah bentuk komitmen AMPI untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan peran kepemudaan tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga terus terlibat dalam kepedulian sosial yang berdampak langsung,” ujar Nurhaldin dengan penuh semangat.
Dedikasi putra politisi senior Nurdin Halid ini pun menuai apresiasi. Di bawah kepemimpinannya, AMPI Sulsel dinilai berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong generasi muda.
Nurhaldin berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban harian adik-adik di panti asuhan sekaligus memantik kebahagiaan di bulan suci ini.
Selain penyaluran bantuan, momentum ini juga digunakan untuk mempererat silaturahmi antara kader AMPI dengan masyarakat lokal.
Semangat kebersamaan yang ditekankan oleh Nurhaldin menjadi bahan bakar bagi AMPI Sulsel untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat luas.
Plt Sekretaris DPD AMPI Wajo, Andi Bakhtiar, yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut menyampaikan pesan senada.
“Semoga bantuan sederhana ini memberikan manfaat dan penyemangat bagi adik-adik. Atas arahan Ketua Nurhaldin, AMPI akan terus berupaya hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui aksi ini, AMPI Sulsel kembali mempertegas posisinya sebagai organisasi kepemudaan yang inklusif—tidak hanya fokus pada penguatan internal kader, tetapi juga sangat peka terhadap kondisi sosial kemasyarakatan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. (*)




