Daerah  

Bupati Sinjai Beli Produk UMKM untuk Bansos Dampak Corona

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat melakukan kunjungan langsung di Setra Industri Kecil Menengah Pengolahan Hasil Perikanan yang berada di Lingkungan Larea-rea, Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara, Minggu siang (3/5/2020). Dok/kominfo sinjai

Sulselpedia.com – Geliat roda usaha kecil di Kabupaten Sinjai kembali bergerak. Ini karena produk mereka dibeli Pemkab Sinjai untuk dijadikan bahan bantuan warga terdampak wabah Corona.

Ini dibuktikan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang melakukan kunjungan langsung di Setra Industri Kecil Menengah Pengolahan Hasil Perikanan yang berada di Lingkungan Larea-rea, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Minggu siang (3/5/20).

Dalam kunjungan yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai Dr. H. Mukhlis Isma, Kadis Perindag dan ESDM Sinjai Ir. H. Ramlan Hamid dan Pelaksana Tugas Kadis Perikanan Sinjai drh. Aminuddin Zainuddin, Bupati ingin memastikan kesiapan produk UKM yang akan dijadikan sebagai bantuan sosial paket sembako, yang rencananya mulai akan disalurkan pada Senin besok (4/5/20).

“Kerjasama ini kita lakukan untuk menghidupkan kembali usaha UMKM. Dimana diketahui akibat dampak Covid-19 banyak diantara mereka yang merumahkan karyawannya akibat daya komsumtif masyarakat menurun. Alhamdulillah setelah kita beli produknya, mereka kembali memanggil karyawannya dan semoga ini bisa membantu mereka agar usahanya tetap bergeliat kembali’, ujarnya.

Baca Juga :  KPPU Lakukan Penelitian Inisiatif Atas Dugaan Pelanggaran Layanan Rapid Test Untuk Diagnosis Covid-19 Oleh Rumah Sakit

Andi Seto menuturkan, dalam setiap paket sembako yang akan disalurkan bukan saja diisi dengan kebutuhan bahan pokok seperti beras dan minyak goreng, tetapi juga beberapa produk olahan yang berasal dari pelaku UMKM seperti ikan asap, ikan bandeng presto dan abon ikan.

Sementara itu Kadis Perindag dan ESDM Sinjai Ir. H. Ramlan Hamid mengatakan, kebijakan ini sangat membantu pelaku UMKM di Sinjai bertahan karena mereka bisa kembali berproduksi untuk memenuhi pesanan yang akan dijadikan bahan bansos. (*)

Baca artikel terbaru Sulselpedia di Google News