Usung Konsep ‘Bayi Tabung Pintar’, Smart Fertility Clinic Makassar Perkuat Edukasi Pejuang Garis Dua

REBRANDING CLINIC — Manajemen dan jajaran tim dokter spesialis Smart Fertility Clinic saat meresmikan penyegaran identitas di RS Primaya Makassar, Sabtu (24/10/2026). Klinik ini menghadirkan konsep Bayi Tabung Pintar berbasis teknologi AI dan pendekatan patient-centric.(why)

SULSELPEDIA – Menginjak usia tiga tahun kehadirannya di Kota Makassar, layanan program kehamilan Primaya IVF di RS Primaya Makassar resmi melakukan penyegaran identitas (rebranding) menjadi Smart Fertility Clinic (SFC) Makassar.

Peresmian bertajuk “A New Journey Begins” ini diresmikan di Lantai 9 RS Primaya Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (24/10/2026). Perubahan identitas ini sekaligus menandai peningkatan standar layanan bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) yang mengedepankan pendekatan berpusat pada pasien (patient-centered approach) dan pemanfaatan teknologi modern.

Director of Medical & Scientific Smart Fertility Clinic, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG, Subsp.F.E.R., menyampaikan bahwa rebranding ini membawa semangat “Bayi Tabung Pintar” guna memberdayakan pasangan suami istri agar memahami secara transparan setiap tahapan medis yang dijalani.

“Kami mengikutsertakan pasien sejak awal agar mereka paham masalah, opsi solusi, hingga tahapan yang harus ditempuh. Selain itu, kami juga mendorong keterlibatan aktif suami, mengingat sekitar 35 persen faktor belum hadirnya keturunan berasal dari pihak pria,” jelas Prof. Budi Wiweko, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga :  Cara Mudah Merawat Sistem Pengereman Sehabis Mudik Lebaran

Pentingnya evaluasi dari sisi pria juga ditegaskan oleh dokter spesialis andrologi, dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And. Menurutnya, pemeriksaan analisis sperma di awal menjadi kunci penting agar penanganan medis tepat sasaran dan tidak hanya berfokus pada pihak istri.

CEO Smart Fertility Clinic, dr. Laura Leandra Setiawan, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun beroperasi di Makassar, pihaknya telah melakukan skrining terhadap ratusan pasangan dan membantu kelahiran lebih dari 20 bayi, termasuk 15 bayi melalui program IVF.

Baca Juga :  Tawuran di Jalan Tol Reformasi, 3 Orang Diamankan Polisi

Seiring rebranding ini, klinik meluncurkan pembaruan teknologi reproduksi berbantu lanjutan, seperti Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), metode FICSI, hingga seleksi embrio berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Dengan hadirnya Smart Fertility Clinic di Makassar, kami percaya dapat menjadi salah satu pilihan utama para pejuang garis dua untuk mewujudkan impian memiliki keturunan,” ujar dr. Laura.

Sementara itu, Dr. Lucia Leoni Levita Stephanie, Sp.OG., menambahkan bahwa keunggulan layanan baru ini juga didukung oleh fasilitas Patient Support Assistant yang siap memberikan pendampingan personal terkait rincian prosedur medis hingga kepastian estimasi biaya.

Dari aspek kesehatan reproduksi wanita, dr. Nathalia V. Mappewali, Sp.OG., bersama Prof. dr. John Rambulangi, Sp.OG., mengingatkan pentingnya deteksi dini. Pasangan yang telah menikah selama satu tahun dan belum dikaruniai momongan diimbau segera berkonsultasi, terutama bagi wanita yang memasuki usia 40 tahun ke atas atau memiliki riwayat gangguan seperti PCOS, kista, dan siklus menstruasi tidak teratur.

Baca Juga :  DPRD Makassar Gelar Swab Massal

Terkait skema pembiayaan, Smart Fertility Clinic Makassar menawarkan paket transparan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Paket program bayi tabung ditawarkan mulai dari Rp75 juta untuk Paket A La Carte hingga Rp130 juta untuk Paket Unlimited.

Paket ini mencakup konsultasi, suntikan stimulasi, pengambilan sel telur (ovum pick-up), pembuahan, pembesaran dan transfer embrio, hingga simpan beku embrio.

Secara umum, tingkat keberhasilan (success rate) program kehamilan di klinik ini mencapai 40 persen, dan berpotensi meningkat hingga 60 persen bagi pasien berusia di bawah 30 hingga 40 tahun. (*)

Baca artikel terbaru Sulselpedia di Google News