Timnas Indonesia U-22 akan memulai perjuangan di ajang SEA Games 2025 dengan menghadapi Filipina pada laga pembuka Grup C. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Peringatan 700 Tahun Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025) pukul 18.00 WIB.
Pelatih kepala Indra Sjafri memastikan bahwa Garuda Muda turun dengan kekuatan penuh demi mengamankan tiga poin pertama. Di posisi penjaga gawang, Cahya Supriadi dipercaya menjadi starter utama.
Untuk sektor pertahanan, Indonesia menurunkan trio Dion Markx, Kadek Arel, dan Muhammad Ferarri. Sementara Dony Tri Pamungkas dan Raka Cahyana mengisi sisi sayap untuk menopang stabilitas lini belakang.
Dari lini tengah, trio gelandang Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner, dan Rayhan Hannan siap mengatur tempo permainan. Ivar Jenner juga didapuk sebagai kapten tim pada laga ini.
Di sektor depan, duet Rafael Struick dan Mauro Ziljstra kembali menjadi andalan. Keduanya diharapkan mampu membongkar pertahanan Filipina yang dikenal solid.
Indonesia juga memiliki kedalaman skuad yang baik pada bangku cadangan, termasuk penjaga gawang Muhammad Ardiansyah dan Daffa Fasya. Untuk lini bertahan, terdapat opsi seperti Kakang Rudianto, Frengky Missa, Ananda Raehan, dan Robi Darwis.
Posisi gelandang disi oleh Rifqi Ray, Toni Firmansyah, dan Zanadin Faris, sementara di lini depan ada Reski Arjuna, Hokky Caraka, dan Jens Raven yang siap memberikan variasi serangan.
Berikut susunan pemain kedua tim:
INDONESIA: Cahya Supriadi (GK), Dion Markx, Kadek Arel, Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas; Raka Cahyana, Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner; Rayhan Hannan, Rafael Struick, Mauro Ziljstra
Cadangan: Muhammad Ardiansyah, Daffa Fasya, Kakang Rudianto, Frengky Missa, Ananda Raehan, Robi Darwis, Rifqi Ray, Toni Firmansyah, Zanadin Faris, Reski Arjuna, Hokky Caraka, Jens Raven
Pelatih: Indra Sjafri
FILIPINA: Nicholas Guimaraes, Sandro Reyes, Noah Leddel, Dylan Demunyck, Gavin Muens, Javier Mariona, Alex Monis, Jaime Rosquillo, Otu Banatao, Santiago Rublico
Pelatih: Garrath McPherson
Garuda Muda menargetkan kemenangan perdana sebagai modal penting untuk melanjutkan langkah di fase penyisihan.




