PLN UIP3B Sulawesi Support Pemulihan Sistem Kelistrikan Aceh dan Sumatera Utara

Foto: Dok. PLN

SULSELPEDIA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Sistem Sulawesi (UIP3B Sulawesi) memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan sistem kelistrikan di Aceh dan Sumatera Utara pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 24–26 November 2025.

Bencana tersebut menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur kelistrikan, termasuk diantaranya terganggunya operasional di Gardu Induk (GI) Sibolga dan GI Labuhan Angin.

Kondisi cuaca ekstrem juga menghambat akses menuju lokasi dan memperlambat proses penanganan melalui jalur darat, laut, maupun udara sehingga pemulihan sistem memerlukan dukungan lintas unit secara terkoordinasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan jaringan transmisi, PLN UIP3B Sulawesi mengirimkan Tim Recovery yang tergabung dalam Tim Recovery Kalsulmapana untuk membantu pemulihan Tower Transmisi 197 dan Tower Transmisi 198 (T197 dan T198) pada Jalur Peusangan – Bireun.

Baca Juga :  Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2025, PLN UIP3B Sulawesi Bagikan 200 Bibit Tanaman dalam Green Generation #2

Tim ini dipimpin oleh Agus Latif sebagai Koordinator, dengan dukungan 18 personel teknis dari berbagai Unit Pelaksana Transmisi (UPT) di bawah PLN UIP3B Sulawesi, seperti Makassar, Kendari, Palu, dan Manado.

Seluruh personel disiapkan untuk memperkuat proses pemulihan dengan berfokus pada keselamatan, kecepatan, dan integritas sistem.

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh personel yang terlibat dan menegaskan komitmen UIP3B Sulawesi untuk terus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan.

“Tim Recovery Kalsulmapana dari UIP3B Sulawesi kami support penuh untuk memastikan pemulihan tower T197 dan T198 berjalan aman dan efektif. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, terutama dalam kondisi darurat,” jelas Fermi.

Baca Juga :  Obligasi dan Sukuk Pegadaian Raih Predikat Superior dari PEFINDO

Sebagai langkah percepatan, Tim Recovery akan membangun Emergency Restoration System (ERS) pada lokasi terdampak untuk menggantikan sementara fungsi tower transmisi yang mengalami kerusakan.

Penerapan ERS menjadi solusi strategis agar pasokan listrik dapat segera dipulihkan sebelum perbaikan konstruksi permanen dilakukan.

Infrastruktur ERS yang bersifat modular memungkinkan pekerjaan dilakukan lebih cepat, sehingga penormalan beban dapat dilaksanakan secara bertahap sesuai prioritas sistem kelistrikan.

PLN UIP3B Sulawesi juga memberikan dukungan logistik serta material penting yang dibutuhkan dalam proses pemulihan, termasuk peralatan panjat, perangkat keselamatan, material konstruksi, komponen ERS, dan perangkat komunikasi.

Pengiriman seluruh perlengkapan dilakukan secara terkoordinasi mengikuti kondisi akses lapangan sehingga tim dapat langsung melaksanakan pekerjaan ketika situasi dinyatakan aman.

PLN UIP3B Sulawesi juga menekankan pentingnya sinergi lintas unit dalam memastikan upaya recovery berjalan efektif.

Baca Juga :  Bawa Perubahan Segar, Motor Legendaris Yamaha Jupiter Z1 Tampil dengan Warna dan Grafis Baru

Kolaborasi sumber daya manusia, komando teknis, serta dukungan logistik dari berbagai unit menjadi bagian dari semangat One Team, One Spirit yang terus dijaga dalam menangani kondisi kedaruratan.

Harapannya, pemulihan infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara dapat berlangsung lebih cepat sehingga layanan listrik bagi masyarakat dapat segera kembali normal.

PLN UIP3B Sulawesi terus berkoordinasi dengan PLN Pusat, PLN UIP3B Sumatera, PLN UID Sumut, dan PLN UID Aceh agar proses recovery berlangsung tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan.

PLN menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan hingga seluruh jaringan kelistrikan kembali beroperasi normal, sehingga masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali merasakan layanan listrik yang andal.(*)

Baca artikel terbaru Sulselpedia di Google News