Sulselpedia – Film Esok Tanpa Ibu atau dengan judul internasional Mothernet mencatatkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu film yang berkompetisi di Busan International Film Festival (BIFF) 2025. Keikutsertaan ini menjadi langkah penting bagi perfilman Indonesia untuk semakin dikenal di kancah internasional.
Diproduksi oleh Beacon Films, Mothernet merupakan hasil kolaborasi lintas negara yang melibatkan sineas dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Film ini menarik perhatian karena mengangkat tema universal tentang keluarga, kehilangan, dan perkembangan teknologi yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat modern.
Cerita berfokus pada Rama, seorang anak yang kembali merasakan kehangatan sosok ibunya melalui sebuah jam tangan berbasis kecerdasan buatan bernama i-BU. Perangkat tersebut mampu menirukan suara, kebiasaan, hingga bentuk perhatian sang ibu yang telah tiada, menghadirkan kembali rasa kedekatan emosional yang sempat hilang.
Melalui pendekatan ini, Mothernet mengajukan pertanyaan mendalam tentang batas kemampuan teknologi. Sejauh mana AI mampu menggantikan peran manusia, khususnya sosok ibu yang memiliki ikatan emosional paling kuat dalam kehidupan seseorang? Film ini tidak memberikan jawaban mutlak, tetapi mengajak penonton untuk merenung.
Partisipasi Esok Tanpa Ibu di BIFF 2025 diharapkan membuka peluang lebih luas bagi sinema Indonesia untuk menarik perhatian kritikus, distributor, dan pelaku industri film global. Selama ini, Busan International Film Festival dikenal sebagai gerbang penting bagi film-film Asia menuju pasar internasional.
Disutradarai oleh Ho Wi-ding, film ini dibintangi oleh Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, dan Ringgo Agus Rahman. Dengan kekuatan naskah yang ditulis oleh Gina S. Noer, Diva Apresya, dan Melarissa Sjarief, Mothernet dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di festival film dunia.
Mengusung tema emosional dengan balutan visual yang kuat, Esok Tanpa Ibu (Mothernet) menjadi bukti bahwa film Indonesia mampu menghadirkan cerita lokal dengan pesan universal yang relevan bagi penonton global.









